jIka kita lewat daratan
terlalu banyak kerikil” tajam yang akan melukai kita
terlalu banyak jurang yang akan membuat kita jatuh di dalamnya
jIka kita lewat lautan
terlalu besar ombak yang menerjang perahu kita
belum lagi ketika hujan itu turun dan membuat ombak itu semakin besar haluannya
jIka kita lewat udara
cuacanya sedang ta’ mendukung untuk kita lalui
terlalu banyak awan hitam yang menghalangi pandangan kita
namun jIka kita dIam saja
akankah kita bIsa sampai tujuan?
bukankah hIdup butuh pengorbanan dibalIk usaha yang kita lakukan
merelakan telapak kaki berdarah tertusuk kerikil” tajam pada pijakan
berenang tanpa perahu untuk melawan badai dalam samudra
hIngga pada saatnya dapat kita ubah hitam itu menjadi putih seperti belum ternoda
karena . . .
hati kita ta’kan mati ketika mata ini buta
jIwa kita masih kuat walau raga sudah tiada daya
naluri kita akan tetap merasa walau telinga sudah ta’ mampu mendengarnya
SUBHANALLAH [Maha SucI bagi-Mu Ya 4JJI]




Leave a comment
Comments feed for this article