Kau yang terindah…
adam pertama yang mengukir cinta bersamaku
terakhir senyummu
masih jelas terlukis di benakku…

Kau yang terindah…
membangun rasa yang tlah mati
membuatnya berdiri dan tersenyum lagi
dalam indahnya kata sanubari

Kau yang terindah…
menghampiri ruang kosong
tenangkan kegalauan bathin
dalam sempitnya jiwaku yang setengah mati

Kau yang terindah…
memahami segala isi hati
menepis seluruh rindu yang hadir
dalam gelisah disetiap resah

Kau yang terindah…
menyingkap seluruh rahasia
dalam bathinku yang tersiksa
kau bawa dalam bahagia cinta

Kau yang terindah…
terbaik yang pernah kutemui
yang pernah kumiliki
singgah dalam permadani hati

Kau yang terindah…
ulurkan tangan mengajakku berjalan
bersamamenggapai sang bintang
tu’ lengkapakan kebahagiaan

Kau yang terindah…
terlepas dari genggaman
terpisah dipersimpangan
semakin lama raga hanyalah sebuah bayangan
teramat jauh, hati ta’ mampu menembusnya
“selamat tinggal….”
terdengar redup di telinga
mengapa kau ucapkan???

Advertisements