aku rIndu kau disIsiku,
aku rIndu kasIh saYangmu,
aku rIndu senyUmanmu,
aku rIndu canda tawamu,
aku rIndu mendengar suaramu,
tapi kau ta’ tau dan ta’ pernah ingIn tau

sakIt terIris perIh,
aku hanya bIsa terdIam di sini,
menikmati luka, lara dan air mata,
menunggu cinta itu kembali bersinar di hatimu . . .

ingIn sekali kusandarkan peluh ini di pundakmu
memelukmu dan menangis dibalik pelukanmu
memegang erat tanganmu,
dan berjalan berdua menyusuri jalan-Nya menuju Surga . . .

Advertisements