biarlah cinta ini berjalan adanya
maafkanlah jika aku ta’ mampu membuatnya sirna
rIndu itu tetap bersemi dalam jIwa
meski kebisuan menutup semua rasa yang ada

ta’ pernah ada yang lain walau tersirat untuk berpaling
seutuhnya hatiku tetap seperti dulu
mencintaimu tanpa batas waktu
merindumu dalam tiap hembus nafasku

ta’ pernah sedikitpun memudar
walau ta’ sejenak aku bertahan,
ta’ sebutir air mata yang kuteteskan,
dan ta’ sekali luka itu membuat aku tenggelam . . .

Advertisements