mungkin hanya sekedar serpihan debu yang sejenak menyapa
tapi kenapa harus meninggalkan rasa ?
hingga hati terbalut lara
selalu air mata ,
kapan tawa itu menghias jiwa ?

memang ta’ sepenuhnya hati meyakini kehadirannya,
mungkin aku hanya terbuai sementara
sekilas rasa itu merasuk dalam sukma
mengukir setiap senyuman dan tawa yang pernah terlukis dibibirnya

enggan kukatakan ini cInta
tapi terkadang rIndu itu tIba mempertanyakan rasa
coba kutangguhkan namun malah menyelinap dalam bisikan do’a
“dekatkanlah Tuhan jika memang dia teman hidupku menuju surga !!”

Kuakui tenang aku disampingnya
tiada jemu aku menatap matanya
tapi takut kusemikan rasa yang ada
karena kufikir hanya berpihak pada 1 jiwa saja . . .

Advertisements